Kejujuran lewat Kabel Telpon di Film Everybody’s Fine

Salah satu film bagus untuk ditonton semua usia, terutama mereka calon orang tua dan yang sudah jadi orang tua. Film yang dibintangi oleh Robert de Niro (Frank Goode), yang bekerja di produksi kabel telpon, baru saja pensiun dari pekerjaannya dan kehilangan isterinya  sejak 8 bulan yang lalu. Frank Goode, tokoh utama ini, mengundang anak-anaknya untuk berkumpul bersama untuk pesta barbecue dan minum bir, tetapi di menit-menit terakhir, mereka membatalkan kedatanngannya dengan alasan masih banyak hal yang perlu dikerjakan dan tidak bisa ditunda. Sedikit kekecewaannya, dia upayakan menemui ke empat anak-anaknya.

20171128_103842

Sedang masak Turkey bersama – dokumentasi pribadi

Tujuan pertamanya adalah David, yang ia damba-dambakan menjadi pelukis terkenal. Tinggal di New York, ia tempuh dengan kereta. Sudah sampai di alamat David, tapi ternyata dia tidak ada di sana.

Tujuan keduanya adalah Amy, yang bekerja di agen periklanan miliknya sendiri. Anak Amy bernama Jack, mempersilakan Frank masuk saat ia baru saja sampai. Saat itu, hanya ada Amy dan Jack, tidak ada Jeff, suami Amy. Tapi, tidak lama kemudian, Jeff datang dan makan malam bersama. Di saat makan malam, Jack sangat memperlihatkan ketidaksukaannya kepada Jeff.

Selanjutnya adalah Robert di Denver, yang ia tahu sebagai konduktor grup musik besar. Setelah bertemu dengan Robert, Frank baru tahu bahwa Robert bukan seorang konduktor, tapi pemain perkusi yang mana sangat ia sukai dan syukuri. Itulah Robert, bukan konduktor seperti yang ayahnya pikirkan.

Robert bilang pada Frank kalau dia tidak bisa membersamai Frank karena dia akan segera terbang ke Eropa untuk konser. Tapi di akhir cerita, Robert hanya mengarang cerita karena ia tidak mau bercerita lebih banyak pada ayahnya, mengatakan kondisi David yang masih diperiksa di RS dan dijenguk Amy.

Terakhir adalah Rosie, penari terkenal yang tinggal di Las Vegas. Frank dijemput dengan mobil super mewah dengan penampilan Rosie yang juga serba mewah, tinggal di apartemen mewah. Sampai di sana, ada Jilly yang membawa anak – yang mana bayi itu adalah anak Rosie – bilang bahwa dia harus menitipkan bayinya pada Rosie.

Saat perjalanan pulang naik pesawat, Frank sesak nafas dan harus dirawat di Rumah Sakit. Hasil pemeriksaan dokter bahwa Frank terkena serangan jantung. Kala itu, Amy, Robert dan Rosie berkumpul untuk melihat kondisi ayahnya, kecuali David. Mereka akhirnya bilang bahwa David meningggal karena over dosis narkotika.

Dalam tidurnya selama sakit, Frank duduk bersama dengan anak-anaknya yang masih kecil. Dia bertanya kenapa mereka, kenapa tidak berkata jujur.

“I tell you the good news and spare you the bad. Isn’t that what mom used to do for you when we were kids?”- Amy (Everybody’s Fine)

Itu lah jawaban Amy. Kabiasaan ibunya yang hanya membicarakan hal-hal bagus untuknya yang sesuai harapannya. Jadi, berita-berita buruk disimpan karena tidak sesuai yang Frank harapkan. Mereka mengungkapkan alasan selama ini mereka terpaksa berbohong atas berita buruk yang menimpa mereka. Bahwa Amy bercerai dengan Jeff. Bahwa Robert mengarang cerita akan konser ke Eropa karena tidak mau bicara banyak pada Frank. Tentang Rosie, yang menjadi pelayan kafe dengan satu anak. Itu semua bukan harapan Frank sehingga anak-anaknya mencoba tidak memberitahukan berita itu pada Frank.

Anak-anak yang terbiasa bercerita pada ibunya, karena dia seorang good listener (pendengar yang baik) dibandingkan ayahnya good speaker (pembicara yang baik), tidak terbiasa menceritakan kabar-kabar buruk tentang mereka. Tapi, dari peristiwa ini, Frank ingin anak-anaknya menjadi terbuka dengannya dengan menceritakkan kabar baik dan kabar buruk tentang kehidupan mereka. Ia pun mengatakan bahwa dirinya bangga dengan keadaan dan pencapaian mereka, yang terpenting adalah kebahagiaan mereka. Seperti kalimat pertanyaan yang ia tanyakan satu per satu pada anaknya sebelum berpisah, “are you happy?”. 

Jadi teringat saat di kelas Babe, kalau hidup harus dinikmati. Sebagai orang tua, membiarkan anak berkembang menjadi apa yang mereka banggakan, bukan orang tua banggakan. Tidak memaksa kehendak orang tua pada anaknya, dengan mempersiapkan masa depan sedemikian rupa, karena sebenarnya masa depan sudah ada di depan mata.

Pertama nonton film ini, tersentuh sekali dengan kisah dan nilai-nilai cerita. Teringat Bapak yang belum lama ditinggal Ibu dan kini hidup sendiri di rumah. Kedua kalinya, masih teringat Bapak. Betapa komunikasi sangat penting sekali bagi Frank, seorang pekerja di produksi kabel telpon yang menghubungkan banyak orag dengan berita baik dan buruknya. Tapi ia sendiri, belum bisa berkomunikasi dengan baik dengan anak-anaknya, yang menyembunyikan segala berita buruk darinya.

Tentang kabel telpon. Tentang Frank yang memfoto aktivitas anaknya dengan kameranya. Tentang perjalanan Frank naik bis dan kereta. Alunan musik film. Bagus!

 

Informasi Film

Judul               : Everybody’s Fine

Genre              : Adventure, Drama, Komedi

Sutradara       : Kirk Jones

Produser         : Gianni Nunnari, Ted Field,  Vittorio Cecchi Gori, Glynis Murray

Aktor                : Robert de Niro, Drew Barrymore, Kate Beckinsale, Sam Rockwell

Rilis                  : 4 Desember 2009 (USA)

Distributor      : Miramax Films (USA)

Durasi               : 99 menit

 

Hujan yang menyatukan kamar bambu atas,

28 November 2017

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s