Candi Sambisari – Kecantikan yang Lama Terpendam

Perjalanan kami mulai di Candi Sambisari. Dari Realia, makan waktu 30 menit untuk sampai di candi yang terletak di Desa Sambisari, Kelurahan Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman Jogjakarta.

slide1

Menurut informasi yang saya kumpulkan, candi Sambisari ditemukan oleh petani pada tahun 1966. Waktu itu, dia sedang mencangkul sawah. Kemudian dia menemukan bongkahan batu yang mempunyai ukiran. Setelah itu, Dinas Purbakala melakukan penelitian. Ternyata, bongkahan batu itu adalah pecahan dari komplek candi yang sekarang bernama Candi Sambisari.

Kita dapat melihat keindahan candi Sambisari yang terletak di bawah permukaan tanah. Dikelilingi oleh hijaunya taman dan sawah, candi ini sangat menarik untuk dijadikan lokasi berfoto. Pemandangan aktifitas warga di sekitar juga bisa kita lihat karena lokasinya yang dekat dengan pemukiman warga.

Tidak terbayang bahwa material vulkanik 6.5 meter telah menimbun peradaban abad ke-9 pada masa pemerintahan Raja Rakai Garung selama 1000 tahun lebih. Sekarang candi ini sudah menampakkan keanggunannya yang yang tersembunyi selama 1000 tahun lebih.

Tiket masuk ke candi ini Rp 5.000 untuk turis lokal dan Rp 10.000 untuk turis asing. Namun, saya dan teman saya yang kebetulan turis asing, membayar masing-masing Rp 5.000. Mungkin dia tidak terlihat seperti bule. Entahlah.

Perjalanan selanjutnya ke Candi Sari.

Yogyakarta, 4 Oktober 2016

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s