MUSIBAH ATAU UJIAN ?

Terlaporkan barang-barang saya yang hilang dalam kurun waktu 1 bulan terkhir.

1 Desember 2013

  • Sepeda Phoenix Orange di stasiun sepeda Perpustkaan UGM.

Pukul 06.00 – 09.00 WIB saat saya dan kakak Pramuka yang lain bermain kasti di lapangan Grha Sabha Pramana (GSP) Auditorium UGM. Status : unlocked.

11 Desember 2013

  • Sepeda mini Phoenix Blue di stasiun sepeda Gelanggang Mahasiswa UGM.

Saya tinggalkan pukul 9.00 – 17.00 WIB. Sepeda milik Satteman kontrakan dan saya ganti dan seharga 285 ribu.  Status : unlocked.

 

27 Desember 2013

  • Sapu Tangan + Rexona Role on

Saat mengikuti Pengembara Desember Terakhir (PDT) XLII, terlapor 4 item barang yang diduga hilang

1. Sapu Tangan PINK

Saat itu saya tempatkan di saku celana, tanpa tersadar sapu tangan pink yang baru saya cuci dan masih wangi itu menghilang. Ingin saya telusuri kembali jalan yang saya lalui tetapi anggota yang lain sudah berada di depan dan kami baru saja beranjak dari pos 1 di SMP N 2 JETIS

2. REXONA ROLE ON

Saya baru menyadari ketika hari terakhir di besecamp tepatnya Di Piyungan

3. Baju Khusus Pramuka UGM milik Kak Naffi

Saat itu saya tidur di Masjid Balaikota Yogyakarta untuk menunggu peserta PDT yang lain datang. Baju tersebut saya tempatkan di muka untuk menuupi muka saya. Namun saat bangun, saya rada bingung. Lantas setelah itu tidak ingat sama sekali karena Kak Eny dan Kak Rara datang membawa makanan. 😀 Paginya, saya datang ke sanggar bakti dan ternyata saya dapati baju khusus tergeletak di lantai. -_-

  1. Topi Krem milik Wiji

Dipinjam oleh kak Jen, saya tidak tahu kalau topi tersebut ditaruh di dekat saya. Begitu di perjalanan pulang, saya baru menyadari bahwa topi beserta baju khusus belum saya masukkan di dalam carrier. -_- ternyata setelah saya menghubungi pihak panitia, topi tersebut ada di Sanggar Bakti Husada tepatnya di belakang gedungjati. Sampai sekarang saya belum sempat mengambilnya. (3/01/14)

3 Januari 2014

  •  Dompet Blue berisi uang 20 ribu + KTM + ATM Mandiri+flashdisk 2GB Yayasan Khazanah+Kabel Data Nokia.

Saya taruh di saku training olahraga merah saat saya jogging dari rumah-Jalan Monjali – Jalan A.M. Sangaji pukul 7.00 – 8.30 WIB. Saat saya sampai di Pasar dekat tugu Jogja, saya baru menyadari bahwa dompet saya hilang. Saya sudah mencoba menelusuri sepanjang jalan saya lewati namun tidak ada. Kemudian saya pulang mengambil sepeda dan menelusuri jalan tersebut tetapi tidak membuahkan hasil. Akhirnya saya ke Bank Mandiri bermaksud membuat ATM kembali. Namun salah satu persyaratannya adalah melampirkan surat kehilangan yang dikeluarkan POLSEK Bulaksumur. Saya menuju lokasi dengan bertanya ke sal;ah satu ibu penjual galon di depan FBS UNY. Saya melaporkan kehilangan ATM dan KTM kepada pak Polisi. Setelah selesai, saya dimintai biaya sukarela tetapi karena tidak ada uang tunai sepeserpun, pak Polisi memakluminya. Saat pulang, saya bermaksud untuk menyalin surat kehilangan tersebut, sekali lagi saya  tidak membawa uang sepeserpun. Saya beranikan untuk meminta tolong menyalin satu lembar surat keterangan tersebut dengan keterangan tidaka membawa uang. Owner pemilik fotocopyan pun mengiyakan permintaan saya. Setelah itu saya kembali ke Bank Mandiri Cabang UGM.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s